Minggu, 12 Desember 2010
Posisi Tidur Pengaruhi Kecantikan Kulit
Menurut Patricia, terlentang adalah posisi tidur yang lebih baik dibanding tengkurap. Sebabnya, posisi tengkurap atau menyamping dapat berpengaruh pada pembentukan kerutan pada wajah dan mata. Posisi ini bisa menimbulkan goresan atau garis yang membekas permanen pada kulit.
Lalu bagaimana jika kita sudah terbiasa tidur dengan posisi tengkurap atau menyamping? Coba ganti sarung bantal dengan bahan dari satin. Tekstur kain satin yang halus seperti sutera dapat membebaskan kulit wajah dari kerutan. Selain itu, pakai juga selimut agar kita lebih rileks dan suhu tubuh selalu hangat. Kondisi ini akan membuat tidur kita lebih berkualitas sehingga kerja hormon melatonin makin efektif bagi kulit.
Selain posisi tidur, kita juga harus memperhatikan bantal yang digunakan. Usahkan posisi kepala yang lebih tinggi daripada jantung saat tidur. Tujuannya, agar ketika bangun, mata tidak terlihat bengkak. "Posisi kepala yang sejajar dengan jantung saat tidur akan membuat aliran darah mengumpul pada wajah," kata Patricia Farris.
http://kesehatan.liputan6.com/info/201012/310895/Posisi.Tidur.Pengaruhi.Kecantikan.Kulit
Bayi Prematur Berisiko Diabetes

Sebuah studi di Finlandia menunjukkan bahwa bayi yang lahir prematur cenderung memiliki risiko diabetes tipe 2 yang tinggi. Menurut tim peneliti, yang dirilis awal Desember ini di Helsinki, Finlandia, risiko pengembangan diabetes tipe 2 bagi bayi yang lahir prematur adalah sekitar 60 persen.
Data penelitian itu merinci, angka risiko 60 persen tadi lebih tinggi dari populasi pada umumnya. Hal ini disebabkan bayi prematur menghabiskan waktu berada di luar rahim. Akibatnya, dapat mengurangi massa otot dan mengganggu metabolisme gula dalam tubuh.
Penelitian ini melibatkan lebih dari 13 ribu pria dan wanita yang lahir prematur di Helsinki antara 1934 sampai 1944. Semua orang tersebut telah melakukan pengobatan diabetes.(Xinhua/EPN)
http://kesehatan.liputan6.com/berita/201012/309950/Bayi.Prematur.Berisiko.Diabetes
Ciri-ciri fisik sejak lahir, anak-anak hingga dewasa
Anak Indigo terlahir dengan jiwa yang tua, atau tingkat kedewasaan dini pada usia sangat muda atau anak-anak. Sebagian anak Indigo bahkan memperlihatkan pertumbuhan jiwa yang luar biasa sejak usia bayi, seperti kemampuan berpikir analitik dalam memahami fungsi benda-benda, menilai karakter orang dewasa, mengungkapkan maksud hatinya kepada orang di sekitarnya, dan lain sebagainya. Pengaruh perkembangan jiwa yang terlalu cepat itu juga tampak pada pertumbuhan fisik seperti gigi yang muncul lebih cepat, dan kemampuan motorik seperti berjalan dan berbicara yang lebih dulu dari bayi pada umumnya.
Karena kemampuan anak Indigo terletak pada kekuatan jiwanya, maka bentuk fisik secara spesifik banyak terdapat di bagian kepalanya. Ciri yang khas adalah bentuk kepala yang sedikit agak lebih besar dari bayi atau anak-anak pada umumnya, terutama pada bagian lingkar kepala, dan dahi serta kening yang lebih lebar.
Kuantitas otak anak Indigo biasanya lebih besar disebabkan penggunaannya relatif lebih sering sejak usia dini tadi. Mereka berpikir dan menganalisa setiap apa yang dilihat, didengar atau dirasakannya.
Pelebaran pada lingkar kepala menunjukkan penggunaan kemampuan telepati, pada kening adalah analitik, sedangkan dahi adalah visualisasi dan imajinasi citra-citra supranatural.
Bentuk daun telinga pun mempunyai bentuk yang sedikit lebih keluar dari kepala, memanjang pada bagian ujung atas, dan agak menekuk ke atas pada bagian cuping bawah. Lebih kuatnya “insting reptil� merupakan sebab kemunculan ciri binatang yang tergambar pada bentuk daun telinga ini.
Begitu juga dengan mata, terutama tatapan mata yang sangat tajam dan dalam, dengan bagian pupil atau orang-orangan mata yang lebih besar, sehingga tampak hanya tersisa sedikit ruang untuk warna putih mata. Pandangan mata anak Indigo bertolak belakang dengan pandangan mata anak autis. Kalau anak autis tidak bisa menatap mata orang lain, atau tidak bisa berkonsentrasi pada satu titik dalam waktu yang lama, sedangkan anak Indigo sebaliknya, mereka dengan berani menatap – sambil menganalisa karakter – orang dewasa di depan mereka, dan tingkat konsentrasinya terhadap sesuatu sangat tinggi untuk ukuran mereka. Sedangkan orang-orangan mata yang lebih besar menunjukkan kemampuan melihat makhluk gaib dan hal-hal yang tersembunyi lainnya dari dimensi-dimensi lain. Selain itu ada sebagian anak Indigo yang terlahir dengan mata agak sedikit jereng, baik ke tengah – ke arah hidung – atau ke luar.
Susunan gigi-geligi mereka biasanya terlihat rapi dan bagus, dan terasa sangat tajam apabila anda merasakan gigitannya. Pada usia bayi ketika mulai tumbuh satu dua gigi, mereka cenderung melakukan kegiatan gigit-menggigit yang lebih sering dan intensif.
Ada semacam tanda aneh yang mungkin ditemukan pada saat kelahirannya – dan mungkin terbawa sampai usia beberapa tahun. Tanda itu terdapat di dahi, di antara kedua mata, sedikit agak di atasnya. Tanda yang pada sebagian anak Indigo terlihat cukup jelas seperti bekas pukulan yang membekas dalam dengan warna agak gelap samar. Tanda ini seperti “mata ketiga� yang menampakkan dirinya secara fisik.
Demikianlah sedikit pengetahuan saya tentang ciri-ciri fisik anak Indigo, yang mungkin bisa membantu para orang tua dalam mengenali keindigoan pada anak-anak mereka, terutama sejak usia bayi (balita) hingga usia anak-anak. Ciri-ciri tersebut di atas bisa saja akan bertahan hingga usia dewasa, namun biasanya akan mengalami penurunan atau peningkatan sesuai perubahan perilaku dan emosi jiwa. Namun secara umum, ukuran kepala yang lebih besar, bentuk daun telinga, dahi dan kening yang lebar, dan tatapan mata akan bertahan hingga usia dewasa.
sumber: Anwariansyah wikimu
Rabu, 08 Desember 2010
Manfaat berfikir positif dan senyum
Sudah tidak diragukan lagi bahwa hanya dengan berpikir positif badan kita menjadi sehat, tidak sakit-sakitan, atau bahkan sukses dalam bisnis. Memang dengan berpikir positif urat-urat saraf kita menjadi tidak tegang, sehingga pikiran menjadi jernih, mudah memutuskan hal-hal yang penting. Selain berpikir positif, senyum juga sangat besar pengaruhnya terhadap diri kita. Saya sering menganjurkan teman-teman meluangkan waktunya untuk tersenyum.
Orang yang sedih bisa gembira dengan senyum. Orang marah akan reda jika bisa tersenyum. Jika tidak bisa tersenyum, dipaksakan untuk tersenyum dengan cara menarik ujung bibir seperti orang yang sedang tersenyum. Dengan cara tersebut sudah terbukti mengendorkan urat saraf yang tegang.
Dalam buku The Secret juga diungkapkan bahwa pikiran positif menjadi dasar utama dalam mencapai kesuksesan. Bahkan orang yang sakit pun akan sembuh hanya dengan berpikir positif. Tetapi mudahkah kita untuk berpikir positif?
Pertanyaan tersebut tentu jawabannya akan berbeda-beda tergantung siapa yang menjawab. Ketika saya belum mengenal seseorang, saya akan mudah untuk berpikir positif, tetapi ketika saya sudah mengenal sampai kulit-kulitnya, agak susah untuk berpikir positif. Contohnya ketika salah seorang teman mempunyai kebiasaan suka membuang sampah sembarangan, atau setiap kali ada dia tempatnya menjadi kotor, saya akan sulit sekali berpikiran bahwa dia adalah orang yang selalu menjaga kebersihan. Tetapi saya mengakalinya dengan berkata dalam hati “Oo mungkin dia belum tahu pentingnya kebersihan”.
Yang lebih saya tidak suka dan sulit sekali berpikir positif adalah ketika melihat orang yang suka mengeluh. Sedikit-sedikit mengeluh. Menghadapi masalah kecil terasa besar, dan seakan-akan sudah tidak ada jalan keluarnya. Jika melihat orang seperti ini cepat-cepat saya tinggal pergi, takut terkena virus mengeluhnya.
Jadi, dengan berpikir positif dan senyum, hati menjadi tenang, pikiran menjadi jernih, saraf tidak tegang, dan bekerja akan menjadi lebih lagi. Mari kita mulai hari-hari dengan berpikir positif dan senyum serta syukur!
Minggu, 28 November 2010
bahasa gaul dalam kehidupan masyarakat
ASAL USUL BAHASA GAUL
Bahasa gaul sebenarnya sudah ada sejak 1970-an. Awalnya istilah-istilah dalam bahasa gaul itu untuk merahasiakan isi obrolan dalam komunitas tertentu. Tapi karena sering juga digunakan di luar komunitasnya, lama-lama istilah-istilah tersebut jadi bahasa sehari-hari.
Kita pasti sering mendengar istilah-istilah gaul seperti cupu, jayus, atau jasjus, dan sebagainya. Bahkan mungkin kita sendiri sering menggunakannya dalam obrolan sehari-hari dengan teman-teman. Sebagai anak gaul, ya kita sih senang-senang saja menggunakan kosakata barn yang enggak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Paling- paling guru bahasa Indonesia atau orangtua kita saja yang agak risi kalau kebetulan mereka mendengarnya.
Seharusnya mereka enggak perlu merasa terganggu mendengar bahasa gaul remaja zaman sekarang. Toh di saat mereka muda dulu, mereka juga punya bahasa gaulnya sendiri. Iya, bahasa gaul enggak hanya muncul belakangan ini saja, tapi sudah muncul sejak awal 1970-an. Waktu itu bahasa khas anak muda itu biasa disebut bahasa prokem atau atau bahasa okem. Salah satu kosakata bahasa okem yang masih sering dipakai sampai sekarang adalah "bokap".
Bahasa okem awalnya digunakan oleh para preman yang kehidupannya dekat sekali dengan kekerasan, kejahatan, narkoba, dan minuman keras. Istilah-istilah baru mereka ciptakan agar orang-orang di luar komunitas mereka enggak mengerti. Dengan begitu, mereka enggak perlu lagi sembunyi-sembunyi untuk membicarakan hal negatif yang akan maupun yang telah mereka lakukan.
Karena begitu seringnya mereka menggunakan bahasa sandi mereka itu di berbagai tempat, lama-lama orang awam pun mengerti yang mereka maksud. Akhirnya mereka yang bukan preman pun ikut-ikutan menggunakan bahasa ini dalam obrolan sehari-hari sehingga bahasa okem tidak lagi menjadi bahasa rahasia. Kalau enggak percaya, coba deh tanya bokap atau nyokap kita, tabu enggak mereka dengan istilah mokal, mokat, atau bokin. Kalau mereka enggak mengerti artinya, berarti di masa mudanya dulu mereka bukan anak gaul.
Dengan motif yang lebih kurang sama dengan para preman, kaum waria juga menciptakan sendiri bahasa rahasia mereka. Sampai sekarang kita masih sering kan mendengar istilah "bencong" untuk menyebut seorang banci? Nah, kata bencong itu sudah ada sejak awal 1970-an juga, ya... hampir bersamaan deh dengan bahasa prokem. Pada perkembangannya, konon para waria atau banci inilah yang paling rajin berkreasi menciptakan istilah-istilah baru yang kemudian memperkaya bahasa gaul.
Kosakata bahasa gaul yang berkembang belakangan ini sering enggak beraturan alias enggak ada rumusnya. Sehingga kita perlu menghafal setiap kali muncul istilah baru. Misalnya untuk sebuah lawakan yang enggak lucu, kita biasa menyebutnya garing atau jayus. Ada juga yang menyebutnya jasjus. Untuk sesuatu yang enggak oke, biasa kita sebut cupu. Jayus dan cupu bisa dibilang kosakata baru.
- Tambahan awalan ko.
Contoh lainnya:
Mati - komat (ko+mat) - mokat
Bini - kobin (ko+bin) - bokin
Beli - kobel (ko+bel) - bokel
Bisa - kobis (ko+bis) – bokis
- Kombinasi e + ong
Contoh lain:
Makan - mekong
Sakit - sekong
Laki - lekong
Lesbi - lesbong
Mana – menong
- Sisipan in
Contoh lain:
Banci - b(in)an-c(in)i - binancini
Mandi - M(in)an-d(in)i -- Minandini
Toko - t(in)o-k(in)o - tinokino
Homo - h(in)o-m(in)o - hinomino
Tambahan sisipan Pa/pi/pu
Contoh:
Mati - ma (+pa) ti(+pi) - mapatipi
Cina - ci (+pi) na (+pa) - cipinapa
Gila - gi (+pi) la(+pa) - gipilapa
Tilang - ti (+pi) la(+pa)ng - tipilapang
resensi film

RESENSI FILM
STEP UP 3
Film step up 3 ini adalah lanjutan dari step up 1 dan 2.Film ini masih bercerita tentang
penari jalanan (street dance).di step up 3 ini ada sekelompok penari jalanan yang hidup bersama.
pada suatu saat tempat mereka tinggal akan disita oleh bank karena telat embayar uang sewa 5
bulan.untuk mencari danna untuk mempertahankan rumah mereka,mereka mengikuti
kompetisi dance internasional.
tempat tinggal mereka sangat berarti karena disanalah mereka mengkreasikan diri dengan
hobi yaitu dance,dan salah satu dari mereka yang bernama luke dialah yang mempunyai tempat
tersebut dari peninggalan orang tuanya.dan dari street dance lah mereka memulai kehidupan.
Tokoh
protagonis : luke,natalie,jacob,moose
antagonis : julian
Alur
Alur dalam film ini alur maju karena tidak melihat kejadian masa lalu.
saran dan kritik :
bagi yang menyukai dance di step up 3 ini gerakan yang dipakai cukup rumit tapi efek
yang dipaki di film ini sangat bagus dari film sebelumnya
Senin, 01 November 2010
bahasa baku
Kata baku merupakan kata-kata yang standar sesuai dengan aturan kebahasaan yang berlaku, didasarkan atas kajian berbagai ilmu, termasuk ilmu bahasa dan sesuai dengan perkembangan zaman. Kebakuan suatu kata amat dapat dilihat dari disiplin ilmu bahasa dari berbagai segi agar menghasilkan satuan bunyi yang amat berarti.
Kata baku adalah kata yang digunakan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditentukan. Konteks penggunaannya adalah dalam kalimat resmi, baik lisan maupun tertulis dengan pengungkapan gagasan secara tepat. Biasanya kata tidak baku akan muncul dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa kata yang sering digunakan dalam bahasa tulis:
| Kata Tidak Baku | Kata Baku |
| aktifitas | aktivitas |
| analisa | analisis |
| anarkhi | anarki |
| antar kota, antar pulau | antarkota, antarpulau |
| antri | antre |
| apotik | apotek |
| atlit | atlet |
| azas, azasi | asas, asasi |
| adzan | azan |
| sistim | sistem |
| shalat, sholat | salat |
| Al-Qur’an, Al-Quran | Alquran |
| praktek | praktik |
| hakekat | hakikat |
| nasehat | nasihat |
| hirarki | hierarki |
| Ramadhan | Ramadan |
| metoda | metode |
| jaman | zaman |
| daptar | daftar |
| kwitansi | kuitansi |
| kwalitas | kualitas |
| kwantitas | kuantitas |
| Pebruari | Februari |
| Nopember | November |
| propinsi | provinsi |
| jadual | jadwal |
| ijasah | ijazah |
| kreatifitas | kreativitas |
Penggunaan Kata-Kata Baku
Kata-kata yang belum lazim atau masih bersifat kedaerahan sebaiknya tidak digunakan, kecuali dengan pertimbangan- pertimbangan khusus. Contohnya:
a. cantik sekali - cantik banget
b. lurus saja - lempeng saja
c. masih kacau - masih sembraut
Penggunaan Ejaan Resmi Dalam Ragam Tulisan
Ejaan yang kini berlaku dalam bahasa Indonesia adalah ejaan yang disebut ejaan bahasa Indonesia yang disempurnakan (singkat EyD). Contohnya :
a. melipatgandakan - melipat gandakan
b. pergi ke pasar - pergi kepasar
c. sistem – sistim
Penggunaan Lafal Baku Dalam Ragam Lisan
Hingga saat ini lafal yang benar atau baku dalam bahasa Indonesia belum pernah ditetapkan.contohnya :
a. atap – atep
b. menggunakan – menggaken
c. pendidikan - pendidi’an
Penggunaan Kalimat Secara Efektip
Keefektipan kalimat ini dapat dicapai antara lain dengan:
• Susunan kalimat menurut aturan tata bahasan yang benar, misalnya:
• Adanya kesatuan pikiran dan hubungan yang logis didalam kalimat. Misalnya:
• Bahasa Baku
• Penggunaan kata secara tepat dan efesien.
• Penggunaan pariasi kalimat atau pemberian tekanan pada unsur kalimat yang ingin ditonjolkan.
http://aderiska-pilyang.blogspot.com/2010/10/perubahan-kata-baku-dan-sering.html
http://abcdefghijklmnopratama.blogspot.com/2010/10/perubahan-kata-kata-baku-yang-terbaru.html
http://siitii-wahyunii.blogspot.com/2010/10/perubahan-kata-kata-baku-yang-terbaru.html